Showing posts with label free energi magnet. Show all posts
Showing posts with label free energi magnet. Show all posts

Wednesday, July 16, 2014

MOTOR LISTRIK Sederhana

Dunia pendidikan di Indonesia umumnya selama ini kita kenal dengan berbagai permasahan yang muncul, khususnya dalam proses pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). SMK dengan beban belajar yang relative lebih banyak jika dibandingkan dengan SMA, karena harus ditambah dengan pelajaran-pelajaran kejuruannya. Selain hal itu dengan materi kejuruan dengan jumlah jam praktek yang panjang memberikan suatu kejenuhan tersendiri bagi siswa, jika seorang guru tidak mampu mengelola kelas dengan baik. Hal ini seperti yang penulis alami ketika menyampaikan materi Perbaikan dan Perawatan Motor Listrik di Kompetensi Kejuruan Teknik Instalasi Tenaga Listrik kelas XII Semester Gasal Tahun 2011/2012 SMK Negeri 1 Miri Sragen. Dalam proses pembelajaran materi tersebut, 15 siswa dari 32 siswa kesulitan dalam memahami dasar-dasar cara kerja motor listrik. Pembelajaran merupakan salah satu langkah untuk memberikan kemudahan belajar bagi peserta didik. Dengan memberikan kemudahan-kemudahan dalam pembelajaran ini diharapkan siswa akan merasa nyaman dalam belajar. Oleh sebab itulah dengan kemudahan dan kenyamanan ini diharapkan anak akan semakin tertarik untuk terus belajar dan semakin tertantang mengembangkan kemampuannya. Melihat kondisi kenyataan di lapangan, kita perlu berfikir ulang untuk merumuskan langkah-langkah yang terbaik dalam pembelajaran. Di sisi lain, proses pembelajaran mampu memberikan kemudahan-kemudahan serta kenyamanan peserta didik dalam belajar. Dengan adanya kesenjangan antara kedua keadaan ini, maka penulis berupaya sedemikian rupa untuk menekan kesenjangan tersebut.
Dengan melihat keadaan tersebut, permasalahan yang muncul antara lain bagaimanakah memberikan kemudahan belajar peserta didik untuk mempelajari motor listrik ? Menindaklanjuti permasalahan yang muncul dalam pembelajaran tersebut, penulis akhirnya berupaya untuk merancang suatu model / alat peraga yang mampu memberikan kemudahan siswa dalam mempelajari motor listrik. Dengan permasalahan tersebut akhirnya penulis mencari berbagai referensi tentang motor listrik. Berbekal referensi tentang model motor listrik tersebut, akhirnya penulis merancang pembelajaran yang aplikatif dan menantang anak untuk belajar. Dalam penggunaan media pembelajaran ini, kits dapat membuat alat peraga motor listrik dan menguji cobanya secara individual. Setiap peserta didik penulis fasilitasi untuk membuat sampai berhasil untuk diuji coba dengan alat dan bahan yang telah disediakan. Dengan konsep ini penulis harapkan, peserta didik akan lebih memahami cara kerja motor listrik. Adapun alat dan bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan media pembelajaran ini antara lain :

Kawat email 0,5 mm : 1 meter
Kawat email 0,6 mm : 1 meter
Kawat email 0,7 mm : 1 meter
Bendrat / kawat : 0,5 meter
Kardus bekas : 0,02 m2
Kabel : 1 meter
Baterai / catu daya 9 Volt : 1 buah
Magnet : 1 buah



Setelah semua alat dan bahan tersedia, selanjutnya kita merangkai kebutuhan praktek sebagai berikut. Adapun langkah-langkah pembuatan media motor listrik adalah sebagai berikut :

Membuat satu lilitan dari kawat email yang telah disediakan.
Membuat dudukan lilitan dari kawat / bendrat.
Menyatukan dudukan kawat pada kardus yang telah disediakan.




Gambar 1 : Langkah Pembuatan Media Motor Listrik


Setelah semua langkah pekerjaan di atas telah dilaksanakan, langkah selanjutnya adalah melakukan uji coba. Langkah-langkah uji coba adalah sebagai berikut :

Siapkan lilitan yang telah disediakan.
Siapkan dudukan lilitan yang telah dirangkai dengan kardus.
Pasanglah lilitan pada dudukan lilitan yang telah disiapkan.
Hubungkan ujung dudukan lilitan dengan sumber tegangan.
Letakkan magnet di bawah lilitan.




Gambar 2 : Langkah Percobaan



Hal yang perlu kita perhatikan dalam percobaan ini antara lain besar kecilnya kawat email, jumlah lilitan, diameter lilitan, kuat medan magnet, sumber tegangan. Dari percobaan-percobaan tersebut, untuk memperoleh hasil yang optimal, kita perlu melakukan berulang kali percobaan, sehingga kita akan mampu menemukan ukuran kebutuhan motor listrik yang optimal. Dengan melakukan percobaan yang berulang kali niscaya kita akan semakin paham konsep motor listrik. Selamat mencoba.

Tuesday, July 15, 2014

Pembangkit Listrik Tenaga Magnet - Free Energy Generator

Pembangkit Listrik Tenaga Magnet - Free Energy Generator


Magnet memang menjadi bagian penting dalam sebuah sistem pembangkitan listrik, apapun itu sumber energi pembangkitnya baik pembangkit listrik tenaga air (PLTA), pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), pembangkit listrik tenaga gas uap (PLTGU), pembangkit listrik tenaga angin, dan beberapa jenis pembangkit listrik lainnya. Mungkin hanya pembangkit listrik tenaga surya (solar cell) serta pembangkit listrik dari fuel cell yang sama sekali tidak menggunakan komponen magnet dalam sistem pembangkitan listriknya, karena listrik langsung dihasilkan melalui proses fisis dan kimiawi pada material yang digunakannya.


Magnet dalam sebuah sistem pembangkitan terdapat pada bagian generator, di mana generator ini dapat menghasilkan listrik oleh putaran yang bersamaan dengan putaran turbin dengan adanya bantuan sumber-sumber energi seperti energi potensial air, angin, uap, dan lain sebagainya. Namun ternyata magnet juga dapat menjadi sumber energi penggerak bagi generator itu sendiri.Pembangkit listrik tenaga magnet, inilah ide yang diciptakan cukup banyak peneliti di Amerika dan Eropa di mana mereka menyebutnya sebagai free energy generator karena tidak memerlukan energi/biaya yang cukup banyak untuk menghasilkan listrik serta dapat berlangsung secara terus-menerus pada waktu yang lama. Prinsip kerjanya cukup sederhana, yaitu memanfaatkan gaya dari arah flux magnetik yang berlawanan sebagai sumber energi yang dapat membuat magnet lainnya bergerak. Jika flux magnet yang berlawanan tersebut disusun dari beberapa buah magnet sedemikian rupa sehingga magnet-magnet yang berfungsi sebagai stator memicu pergerakan dari magnet-magnet lainnya yang berfungsi sebagai rotor. Kemudian dari bagian rotor ini dapat disambungkan dengan bagian dari magnet lainnya yang berfungsi sebagai generator walaupun sebenarnya magnet rotor tersebut juga bisa sekaligus sebagai generator.

Salah satu penelitian yang cukup berhasil adalah oleh tim Jean-Louis Naudin yang membuat sistem Mini Romag Generator. Mereka mengklaim bahwa ciptaannya dapat menghasilkan listrik hingga 24 Watt. Alat yang mereka buat menggunakan konsep yang sama dengan konsep dasar pembangkit listrik tenaga magnet sederhana, namun perbedaannya adalah pada magnet bagian stator yang digantikan oleh coil/lilitan tembaga yang dialiri arus listrik sehingga dapat juga menimbulkan flux medan magnet. Pada awalnya rotor harus diputar secara manual atau dengan bantuan motor, sehingga listrik dapat dihasilkan dan pada coil stator timbul flux medan magnet. Selanjutnya gerakan pemicu putaran dari motor maupun secara manual dapat dihilangkan karena flux medan magnet dari coil stator sudah dapat memutar rotor dengan sendirinya. Proses ini menghasilkan listrik secara terus-menerus selama tidak ada gangguan luar dan magnet masih dalam kondisi baik. Sistem ini bisa juga berfungsi sebagai motor tanpa sumber tenaga listrik.
Kendala
Terdapat beberapa kendala dalam penelitian mengenai free energy generator ini, di antaranya adalah:
  1. Masih sulitnya magnet yang berukuran relatif kecil dan ringan, tetapi memiliki kekuatan flux magnet yang sangat kuat. Kalaupun ada, harganya sangat mahal.
  2. Tidak adanya magnet monopole, untuk mendapatkan putaran yang optimal maka berdasarkan teori, magnet yang digunakan haruslah monopole. Beberapa penelitian sudah dilakukan untuk membuat magnet monopole, namun hasilnya masih belum efektif.
  3. Daya yang dihasilkan masih kecil sehingga tidak efektif untuk pembangkit listrik dalam skala besar.
Manfaat
Walaupun memiliki cukup banyak kendala, pemangkit listrik tenaga magnet ini jika berhasil, maka nantinya akan sangat efektif sebagai pembangkit listrik yang sifatnya portable. Oleh karena itu generator ini sangat cocok untuk dibawa bepergian seperti camping ke daerah yang sulit mendapatkan aliran listrik, walaupun cocok juga untuk digunakan sebagai sumber listrik pencahayaan di rumah. Ide ini juga bisa dijadikan sebagai kipas angin tanpa energi listrik.